PENGANTAR METODE PENELITIAN KUALITATIF

PENGANTAR METODE PENELITIAN KUALITATIF

PENGANTAR METODE PENELITIAN KUALITATIF

Buku ini tidak hanya menjelaskan aspek teknis metodologis, tetapi juga menelusuri dasar filosofis, etis, dan reflektif yang menjadi ruh penelitian kualitatif.

Kerangka Dasar Penelitian

Penelitian merupakan salah satu pilar fundamental dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ia merupakan suatu proses sistematis yang bertujuan untuk menemukan, mengembangkan, dan memverifikasi kebenaran melalui pendekatan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip ilmiah. Dalam prosesnya, penelitian melibatkan kegiatan seperti eksperimen, observasi, kajian literatur, analisis data, perbandingan terhadap teori-teori yang ada, serta pemikiran reflektif dan kritis. Proses ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber informasi, baik primer maupun sekunder, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, majalah ilmiah, peristiwa aktual, hingga pengalaman orang lain. Hasil dari proses ini tidak hanya memperkuat pengetahuan yang telah ada, tetapi juga dapat memberikan kontribusi baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas (Suryana, 2010)
Bukti dari pentingnya penelitian dapat dilihat dari meningkatnya pemahaman ilmiah terhadap berbagai fenomena, baik dalam konteks sosial, alam, kesehatan, maupun perilaku individu. Misalnya, dalam ranah ilmu sosial, penelitian dapat membantu menjelaskan dinamika sosial yang kompleks, sedangkan dalam ilmu alam, ia mampu mengungkap gejala-gejala alam secara empiris. Dalam bidang kesehatan, penelitian menjadi dasar dalam menemukan terapi baru dan meningkatkan pelayanan medis. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, hasil-hasil penelitian telah terbukti mampu menciptakan solusi yang lebih efektif dan efisien, baik dalam skala mikro maupun makro. Penelitian yang berkualitas dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang rasional dan praktis dalam berbagai aspek kehidupan (Suryana, 2010).
Penelitian kualitatif adalah sebuah jalan panjang untuk memahami manusia dan dunia kehidupannya secara mendalam. Ia tidak sekadar berbicara tentang teknik pengumpulan data atau cara membaca realitas sosial, melainkan tentang upaya memahami makna di balik pengalaman, simbol, dan tindakan manusia. Dalam dunia ilmu pengetahuan yang kerap didominasi oleh angka, statistik, dan generalisasi, pendekatan kualitatif hadir sebagai ruang reflektif untuk melihat manusia bukan sebagai objek penelitian, melainkan sebagai subjek yang memiliki makna, suara, dan dunia batin yang kompleks.
Buku Pengantar Metode Penelitian Kualitatif ini disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa, peneliti, dan akademisi yang ingin memahami dan mempraktikkan penelitian kualitatif secara mendalam dan bertanggung jawab. Pembahasan dalam buku ini tidak hanya menjelaskan aspek teknis metodologis, tetapi juga menelusuri dasar filosofis, etis, dan reflektif yang menjadi ruh penelitian kualitatif. Dengan demikian, pembaca diharapkan tidak hanya memahami “bagaimana melakukan penelitian kualitatif”, tetapi juga “mengapa pendekatan ini penting” dalam memahami realitas manusia dan masyarakat. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat menjadi teman intelektual bagi siapa pun yang berupaya meneliti manusia bukan dengan jarak, melainkan dengan kedekatan dan keterlibatan yang bermakna.

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

PENGANTAR METODE PENELITIAN KUALITATIF

Cetakan I, Oktober 2025; 152 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 150.000

Rp. 103.200

Penjualan Akan Segera ditutup + 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.

Tinjauan Kritis Konstruksi Tata Kelola Keamanan Maritim di Indonesia melalui Penyusunan Kerangka Analisa Menggunakan Rezim Maritim Internasional

Tinjauan Kritis Konstruksi Tata Kelola Keamanan Maritim di Indonesia melalui Penyusunan Kerangka Analisa Menggunakan Rezim Maritim Internasional

Tinjauan Kritis Konstruksi Tata Kelola Keamanan Maritim di Indonesia melalui Penyusunan Kerangka Analisa Menggunakan Rezim Maritim Internasional

Buku ini membahas secara mendalam masalah keamanan maritim Indonesia, yang semakin penting di tengah meningkatnya kompleksitas dinamika geopolitik di kawasan Indo-Pasifik dan konflik perairan seperti di Laut Tiongkok Selatan.

Tata Kelola Maritim

Tulisan ini berangkat dari tawaran Bueger (2015) bahwa diperlukan suatu kerangka (framework) untuk menganalisa
Keamanan Maritim (Maritime Security). Bueger kemudian menawarkan bahwa kerangka yang ideal setidaknya dibangun melalui tiga dimensi: semiotik, sekuritisasi, dan praktik. Ketiga dimensi ini menunjukkan bahwa kompleksitas Keamanan Maritim berada pada domain diskursus, politik, serta kebijakan. Sehingga tidak mengherankan apabila keamanan maritim masih menjadi lokus kajian akademik yang tetap menarik untuk diteliti. Sebagaimana penjelasan Alagappa (1998) bahwa keamanan berada dalam pusaran kontruksi, elemen ini melekat dalam kajian Keamanan Maritim. Caballero-Anthony et al. (2006) menegaskan bahwa diskursus keamanan yang masuk kedalam ranah politik
dan diimplementasikan dalam kebijakan hanya akan menambah kompleksitas diskursus itu sendiri. Walaupun demikian kajian akademik terhadap Keamanan Maritim masih terus berkembang, termasuk di Indonesia. Justru kebijakanlah yang lebih mendorong berkembangnya diskursus Keamanan Maritim dalam kajian akademik di Indonesia.

Sejak dinyatakannya Visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2014, kajian
akademik tentang kemaritiman dan Keamanan Maritim meningkat drastis. Dari hasil penghitungan melalui laman situs
Google Cendekia misalnya, kajian akademik terkait kata kunci kemaritiman meningkat 1.699 persen, . Sedangkan kajian akademik terkait kata kunci “keamanan maritim” meningkat 2.333 persen. 

Tulisan ini berangkat dari tinjauan kritis terhadap konstruksi tata kelola keamanan maritim di Indonesia selama periode 1998- 2021. Sebagai bagian dari kajian Ilmu Hubungan Internasioal, penelitian ini melakukan penilaian kritis terhadap perkembangan aktor, kebijakan dan isu tata kelola keamanan maritim Indonesia vis-à-vis perkembangan rezim maritim internasional (international maritime regime). Sebagai negara maritim, Indonesia seharusnya memiliki kebijakan Pemerintahan di Laut (Maritime Governance), terkait keselamatan dan keamanan, yang terintegrasi. Dalam diskursus
yang dominan pada ruang publik di Indonesia, indikator Tata Kelola Keamanan Maritim adalah keberadaan Indonesian Sea and Coast Guard (ISCG) sebagai otoritas sipil dengan kewenangan penegakan hukum di laut. Hal ini mengacu rezim maritim internasional, khususnya United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 dan berbagai konvensi International Maritime Organization (IMO).

Secara umum, rezim maritim internasional saat ini dibedakan menjadi tiga, yaitu: coastal state authority, port state authority dan flag state authority. Indonesia memiliki keunikan tersendiri, karena berdasarakan UNCLOS 1982 merupakan archipelagic state, sehingga Indonesia memiliki archipelagic state authority. Secara domestik, keselamatan dan keamanan maritim merupakan kebutuhan utama, karena kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan bergantung pada laut sebagai sarana transportasi utama. Namun yang lebih penting, posisi Indonesia yang berada di jalur perdagangan laut utama dunia menuntut adanya peran dan tanggung jawab dalam mengelola keselamatan dan keamanan laut di wilayah jurisdiksinya.

Saat ini Indonesia belum memiliki lembaga yang secara komprehensif menjadi sea and coast guard sebagaimana diamanatkan oleh UNCLOS 1982 maupun konvensi-konvensi IMO. Terdapat 13 instansi yang berada di laut yakni terdiri 7 (tujuh) lembaga yang mempunyai satgas patroli di laut dan 6 (enam) lembaga penegak hukum lainya tidak memiliki satuan tugas patroli laut. Memang model instansi sipil yang bertugas dalam penegakan hukum di laut memiliki banyak variasi.

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

Tinjauan Kritis Konstruksi Tata Kelola Keamanan Maritim di Indonesia melalui Penyusunan Kerangka Analisa Menggunakan Rezim Maritim Internasional

Cetakan I, Juni 2025; 224 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 150.000

Rp. 129.800

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.

EKSOTISME PARIWISATA BAHARI BINTAN; Pesona Keindahan di Perbatasan

EKSOTISME PARIWISATA BAHARI BINTAN; Pesona Keindahan di Perbatasan

EKSOTISME PARIWISATA BAHARI BINTAN; Pesona Keindahan di Perbatasan

buku ini tidak hanya menjadi sumber informasi yang
komprehensif bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat lokal dalam membangun identitas dan daya saing daerah berbasis potensi kelautan. Kami meyakini bahwa pembangunan pariwisata bahari yang berwawasan lingkungan dan sosial tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian alam untuk generasi yang
akan datang.

Posisi Strategis Kabupaten Bintan

Pariwisata bahari dikenal sebagai pariwisata yang memanfaatkan potensi pantai dan laut baik di atas maupun di bawahnya (Apdillah et al., 2020; Briandana et al., 2018; Faradilla, 2022). Pemanfaatan pantai dan laut menjadi sumber daya utama dalam mengembangkan berbagai atraksi pariwisata bahari. Pariwisata bahari memanfaatkan keindahan pantai, pulau-pulau kecil, serta ekosistem laut.
Kepulauan Riau, sebagai provinsi kepulauan yang memiliki ribuan pulau dengan posisi strategis dan eksotis memiliki potensi sangat besar dalam pengembangan pariwisata bahari (Faradilla, 2022). Wilayah Kepulauan Riau dikelilingi oleh laut yang kaya akan biodiversitas, pantai berpasir putih, serta gugusan pulau kecil yang eksotis. Dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, Kepulauan Riau menjadi destinasi pariwisata bahari yang menarik, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu wilayah yang menjadi pusat pariwisata bahari di Kepulauan Riau adalah Kabupaten Bintan.
Kabupaten Bintan memiliki posisi strategis yang memberikan keunggulan dalam pengembangan berbagai sektor, terutama pariwisata, perdagangan, dan investasi (Prambudi & Mutiarin, 2022). Terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Bintan berada di jalur perdagangan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Posisi tersebut menjadikan Bintan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang potensial di kawasan perbatasan.
Bintan berjarak hanya sekitar 65 menit perjalanan dengan kapal Ferry dari Singapura dan memiliki akses langsung ke Johor, Malaysia. Kedekatan jarak menjadikan Bintan sebagai destinasi utama bagi wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia. Selain itu, hubungan dagang dan investasi dengan Singapura juga memberikan peluang besar bagi sektor industri dan jasa di Bintan.
Sebagai bagian dari jalur maritim utama di Asia Tenggara, Bintan berada di persimpangan rute pelayaran yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Lokasi ini menjadikan Bintan sebagai tempat strategis bagi pengembangan industri berbasis maritim, pelabuhan, serta logistik yang mendukung perdagangan internasional.
Dengan garis pantai yang panjang dan banyaknya pulau-pulau kecil di sekitarnya, Bintan memiliki keunggulan dalam pengembangan pariwisata bahari. Kawasan wisata eksklusif seperti Lagoi telah berkembang menjadi destinasi kelas dunia dengan resort mewah, lapangan golf internasional, dan berbagai atraksi bahari. Selain itu, wisata alam di Trikora, private island, serta ekowisata mangrove semakin memperkuat daya tarik Bintan sebagai destinasi pariwisata bahari unggulan.
Pembangunan infrastruktur di Bintan semakin meningkat untuk mendukung aksesibilitas. Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjungpinang terus dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas penerbangan domestik dan internasional. Selain itu, pelabuhan ferry internasional seperti Bandar Bentan Telani dan Pelabuhan Sri Bintan Pura memudahkan akses wisatawan dan pelaku bisnis dari negara tetangga.

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

EKSOTISME PARIWISATA BAHARI KABUPATEN BINTAN

Cetakan I, Desember 2025; 64 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 100.000

Rp. 70.500

Penjualan Akan Segera ditutup + 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

Buku ini mendorong pembaca untuk lebih kritis dalam menilai pesan-pesan yang disampaikan oleh pemerintah, serta memahami implikasi dari penggunaan berbagai strategi komunikasi yang ada

Judul Deskripsi Buku Di sini

Istilah komunikasi atau communication berasal dari bahasa Latin, yaitu “communis”, yang artinya membangun kebersamaan antara dua orang atau lebih, komunikasi juga berasal dari akar kata communico yang artinya membagi (Cangara, 2013:33). Communis atau dalam bahasa Inggrisnya “common” berarti sama. Sama disini maksudnya adalah sama makna (Effendy, 2011:9). Apabila kita berkomunikasi (to communicate), artinya kita berada dalam keadaan
berusaha untuk menimbulkan suatu persamaan (commonness) dalam hal sikap dengan seseorang.

Beberapa orang ahli telah mendefinisikan komunikasi, di antaranya sebagai berikut:

Harold Lasswell: Komunikasi merupakan suatu proses menjelaskan, siapa mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa, dan dengan akibat apa atau hasil apa. (Who Says What In Which Channel to Whom and With What Effect). 

• Carl Houland, Janis & Kelley: Komunikasi merupakan proses dimana seseorang atau komunikator menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya.
• Barn Lund: Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak
secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego. Efek merupakan hasil akhir dari kegiatan komunikasi.
• Everett M. Rogere: Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku.
• Benard Berelson & Garry A. Stainer: Komunikasi adalah penyampaian informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dan
sebagainya dengan menggunakan lambang-lambang atau katakata, gambar, bilangan, grafik, dan lain-lain.
• Wilbur Schramm: Komunikasi selalu menghendaki adanya paling sedikit tiga unsur, yaitu: sumber (source), pesan
(messege), dan sasaran (destination).
• Rogers bersama D. Lawrence Kincaid: Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau
melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang
mendalam.

Berangkat dari beberapa defenisi yang dikemukakan para ahli, Suprapto (2011) menggolongkan ada tiga pengertian utama komunikasi, yaitu pengertian secara etimologis, terminologis, dan paradigmatis. (Apriadi, 2013:8):
• Etimologis, komunikasi dipelajari menurut asal-usul kata, yaitu komunikasi atau communication berasal dari bahasa Latin yaitu communis.
• Terminologis, komunikasi berarti proses penyampaian pesan pernyataan oleh seseorang kepada orang lain.
• Paradigmatis, komunikasi berarti pola yang meliputi sejumlah komponen berkorelasi satu sama lain secara fungsional untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan (dalam bentuk ide/gagasan, simbol/ lambang, verbal/nonverbal) dari komunikator (yang melakukan komunikasi) kepada komunikan (yang menerima pesan) baik secara langsung ataupun melalui alat/media, untuk menghasilkan efek tertentu.

Buku ini lahir sebagai respons terhadap kebutuhan yang semakin mendalam untuk memahami dinamika komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah, terutama dalam konteks yang terus berkembang, yaitu komunikasi di era digital.
Komunikasi pemerintah adalah salah satu pilar penting dalam menjalankan tugas dan fungsi negara. Dalam rangka menyampaikan kebijakan, membangun hubungan dengan publik, dan mempengaruhi perilaku masyarakat. Oleh sebab itu, komunikasi yang efektif menjadi suatu hal yang krusial. Buku ini mencoba untuk menggali secara komprehensif berbagai aspek komunikasi pemerintah yang meliputi strategi-strategi komunikasi, kampanye publik, serta penggunaan propaganda dalam konteks penyebaran informasi kepada masyarakat.

Di dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami berbagai teknik dan metode yang digunakan oleh pemerintah dalam merancang dan mengimplementasikan strategi komunikasi. Tak lupa juga dibahas lebih dalam mengenai kampanye yang dirancang untuk mempengaruhi opini publik, serta peran propaganda dalam membentuk persepsi terhadap isu-isu tertentu yang penting bagi negara dan masyarakat.

Tak kalah pentingnya, buku ini juga membahas dengan rinci tentang model-model komunikasi pemerintah yang berkembang di era digital. Perkembangan teknologi dan media sosial telah merubah lanskap komunikasi secara drastis. Pemerintah kini tidak hanya mengandalkan saluran komunikasi tradisional, tetapi juga memanfaatkan platform digital untuk lebih efektif berinteraksi dengan masyarakat. Buku ini mencoba untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana komunikasi digital bekerja dalam memengaruhi kebijakan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan warganya.

Kami berharap buku ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para akademisi, praktisi komunikasi, serta masyarakat umum yang tertarik untuk memahami seluk-beluk komunikasi pemerintah di era modern. Melalui buku ini, kami juga ingin mendorong pembaca untuk lebih kritis dalam menilai pesan-pesan yang disampaikan oleh pemerintah, serta memahami implikasi dari penggunaan berbagai strategi komunikasi yang ada.

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

KOMUNIKASI PEMERINTAHAN

Cetakan I, Maret 2025;  124 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 150.000

Rp. 92.800

Penjualan Akan Segera ditutup + 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.

PENGANTAR ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

PENGANTAR ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

PENGANTAR ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Judul Deskripsi Buku Di sini

HI merupakan nama singkatan bagi subjek akademis Hubungan Internasional. Alasan utama mengapa HI harus dipelajari adalah adanya fakta bahwa penduduk dunia terbagi ke dalam komunitas politik yang terpisah, atau negara-negara merdeka, yang sangat memengaruhi cara hidup manusia. Negara-negara merdeka yang telah membentuk sistem dan tatanan internasional yang baru membuat HI lahir untuk mempelajari seluruh hal yang terpenting dari negara-negara tersebut. Ada sekitar 190 negara yang ada di dunia ini dan memiliki suatu sistem dan tatanan yang berbeda-beda, dan HI terbentuk untuk mempelajari itu dengan beberapa teori yang telah berkembang di dalam nya. Tulisan ini akan menelaah tentang makna dan ruang lingkup hubungan internasional yang selama ini mempunyai suatu definisi yang luas.

Makna hubungan internasional dapat dilihat dari hubungan yang terjalin antar beberapa negara yang telah berjalan dari beberapa abad yang telah berlalu dimasa yang lampau. Makna hubungan internasional mulai muncul pada abad kedelapan belas, dengan pengenalan subjek hubungan internasional yang telah dimulai sejak abad keenambelas dan ketujuhbelas di Eropa.

Perkembangan hubungan internasional juga dipengaruhi oleh beberapa peristiwa yang mempunyai pengaruh yang besar dalam perkembagan studi disiplin ilmu ini. Seperti hal peristiwa Perang Dunia I yang banyak menyumbang terhadap perkembangan disiplin ilmu ini. Dalam perkembangan saat ini, pengenalan makna hubungan internasional mulai nampak meluas pada abad kesembilanbelas dan keduapuluh yang dipengaruhi oleh sistem negara yang mulai meluas.

Hubungan internasional sangat kompleks karena di dalamnya terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat, sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit antar kelompok manusia di dalam suatu negara. Studi hubungan internasional mempunyai potensi untuk menciptakan perdamaian, namun tidak bisa dipungkiri juga studi hubungan internasional juga bisa membuat suatu masalah yang besar dalam sistem internasional jika hubungan internasional disalah gunakan.

Pada dasarnya tujuan utama studi hubungan internasional adalah mempelajari perilaku internasional, yaitu perilaku para
aktor, negara maupun non-negara, di dalam arena transaksi internasional. Hal ini bisa dijadikan sebagai makna sederhana dalam hubungan internasional. Perilaku itu bisa berwujud perang, konflik, kerjasama, pembentukan aliansi, interaksi dalam organisasi internasional, dan sebagainya. Namun aktor yang paling efektif dalam menjalankan hubungan internasional adalah negara, sehingga

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

PENGANTAR ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Cetakan I, Desember 2024;  92 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 150.000

Rp. 81.600

Penjualan Akan Segera ditutup + 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.

KOMPARASI PERBATASAN LAUT DAN DARAT; Antara Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat

KOMPARASI PERBATASAN LAUT DAN DARAT; Antara Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat

KOMPARASI PERBATASAN LAUT DAN DARAT; Antara Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat

Buku ini penting untuk dibaca karena menawarkan analisis mendalam dan perbandingan strategis antara pengelolaan perbatasan darat dan laut di Indonesia, khususnya antara Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat, yang merupakan wilayah dengan potensi ekonomi besar namun juga menghadapi tantangan keamanan dan pembangunan. Membaca buku ini membuka wawasan tentang bagaimana strategi kebijakan dapat memperkuat kedaulatan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Konsep dan Teori

Perbatasan adalah area yang memisahkan dua negara atau wilayah administratif yang berbeda. Di Indonesia, isu perbatasan merupakan persoalan yang kompleks dan memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Pemerintah Indonesia terus memprioritaskan penyelesaian masalah perbatasan sebagai upaya untuk memelihara kedaulatan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan. Langkah-langkah strategis seperti menetapkan batas wilayah yang jelas, meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan, dan memberdayakan
masyarakat lokal sedang diupayakan untuk mengatasi tantangan yang terkait dengan perbatasan.

Secara mendasar, perbatasan adalah garis yang memisahkan wilayah administratif dua entitas, seperti negara, provinsi, atau kabupaten. Perbatasan tersebut memiliki peran krusial dalam menetapkan batas kedaulatan, hukum, dan administrasi antarwilayah. Tetapi, di samping menjadi lambang kedaulatan suatu negara, perbatasan juga memiliki
peran vital dalam mempertahankan stabilitas sosial, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

Perkembangan perbatasan di Indonesia dipengaruhi oleh dukungan masyarakat dan interaksi antar masyarakat (Rachmawati, 2020). Namun hal ini terhambat oleh tantangan dalam pengelolaan perbatasan, termasuk pergerakan orang dan barang ilegal, yang dapat diatasi melalui strategi Pengelolaan Perbatasan Terkoordinasi (Setiawan,
2020). Otonomi khusus bagi wilayah perbatasan diusulkan sebagai solusi untuk mengatasi perselisihan dan meningkatkan kesejahteraan warga perbatasan (Permatasari, 2014).

Perbatasan di Indonesia merupakan garis yang memisahkan wilayah Indonesia dengan wilayah negara tetangga atau wilayah perairan internasional. Perbatasan ini terdiri dari perbatasan darat dan perbatasan laut yang memiliki peran strategis dalam hal keamanan nasional, ekonomi, lingkungan, dan hubungan diplomatik (Smith & Johnson, 2018).

Perbatasan darat Indonesia meliputi garis yang memisahkan wilayah Indonesia dengan wilayah negara tetangga seperti Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Papua Nugini. Sedangkan perbatasan laut Indonesia terdiri dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), perairan teritorial, dan perbatasan maritim dengan negara tetangga serta perairan internasional (Brown & Miller, 2020).

Perbatasan di Indonesia memiliki peran penting dalam melindungi kedaulatan negara, mengelola sumber daya alam, dan mempromosikan kerja sama regional. Namun, berbagai tantangan seperti penyelundupan manusia dan barang ilegal di perbatasan darat, serta penyelundupan ikan dan pencurian sumber daya laut di perbatasan laut menjadi isu yang perlu ditangani secara serius (Jones et al., 2021). Perbatasan Indonesia dapat diartikan sebagai garis atau wilayah yang memisahkan administrasi Indonesia dengan negara lain. Perbatasan ini bisa terdiri dari perbatasan darat, perbatasan laut, atau gabungan keduanya, tergantung pada ciri topografi dan geografi dari wilayah yang bersangkutan. Secara umum, batas negara Indonesia terdiri dari:

1. Batas Darat: Ini meliputi garis yang memisahkan wilayah Indonesia dengan wilayah negara tetangga seperti Malaysia,
Papua Nugini, Timor Leste, dan negara lainnya. Garis ini biasanya ditetapkan melalui perjanjian antarnegara atau
berdasarkan penentuan geografis seperti pegunungan, sungai, atau garis lintang dan bujur tertentu.

2. Batas Laut: Batas laut Indonesia membentang di sepanjang garis pantai dan perairan kepulauan Indonesia. Batas laut ini mencakup wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, yang merupakan wilayah di mana Indonesia memiliki hak
eksklusif untuk mengeksploitasi sumber daya alam seperti ikan, minyak, dan gas alam.

Studi komparatif adalah cabang ilmu yang memfokuskan pada analisis sistem pendidikan, baik di dalam satu negara maupun lintas negara (Pfeffer, 2015; Reynolds et al., 2015). Berbagai inovasi dalam pendidikan, baik yang bersumber dari dalam negeri maupun yang ditemukan melalui perbandingan dengan pendidikan negara lain yang sukses, dapat ditemukan. Melalui analisis perbandingan pendidikan, kita dapat memahami bagaimana negara lain merancang dan meningkatkan sistem pendidikannya, yang dapat menjadi model untuk diadopsi. Oleh karena itu, pendidikan komparatif berupaya memberikan masukan dan rekomendasi kepada pembuat kebijakan untuk memperbaiki dan meningkatkan sistem pendidikan.

Sejumlah penelitian telah menyoroti pentingnya penelitian komparatif di berbagai bidang. Bartlett (2019) menekankan perlunya perbandingan dalam studi kasus pendidikan, dengan menyatakan bahwa hal ini dapat meningkatkan kemampuan generalisasi teoretis dari studi-studi tersebut. Demikian pula, memperluas pembahasan ini pada sastra komparatif, menekankan peran perbandingan dalam mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam peristiwa sastra.
Studi-studi ini secara kolektif menggarisbawahi pentingnya penelitian komparatif dalam meningkatkan pemahaman kita tentang beragam fenomena.

Schain (2019) dan Badarchy (2022) keduanya memberikan wawasan berharga mengenai studi perbandingan wilayah perbatasan. Karya Schain menekankan kompleksitas politik pengendalian perbatasan, menyoroti kesenjangan antara tujuan dan hasil. Analisis Badarchy terhadap perkembangan sosial ekonomi kawasan perbatasan di berbagai negara menggarisbawahi pengaruh faktor-faktor seperti komposisi etnis.

Keuntungan Membeli Buku di sini

Produk Orisinal

Setiap buku yang dijual di sini adalah produk orisinil dari penerbit langsung bukan produk bajakan. Membeli produk orisinal berarti mendukung industri buku.

Produk Bergaransi

Semua produk bergaransi. Apabila Anda mendapatkan produk bukunya rusak, maka Anda akan mendapatkan garansi produk yang baru.

Fast Respon

Kami melayani pembelian produk secara riil time. Selama masih dalam jam kerja kami akan merespon cepat apapun yang Anda butuhkan.

Buku Berkualitas

Setiap buku yang kami terbitkan telah melalui proses yang sangat panjang. Sehingga dipastikan buku yang terbit memiliki jaminan kualitas.

Beli bukunya sekarang juga

KOMPARASI PERBATASAN LAUT DAN DARAT; Antara Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat

Cetakan I, Desember 2024;  264 hlm, ukuran 15,5 x 23 cm, kertas isi HVS hitam putih, kertas cover ivory 230 gram full colour, jilid lem panas (soft cover) dan shrink bungkus plastik.

Apa yang akan kamu dapatkan

Rp. 100.000

Rp. 79.400

Penjualan Akan Segera ditutup + 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

30 Hari Garansi Uang Kembali

Apabila Anda menemukan produk kami mengalami gagal produksi (kertas sobek, halaman terbalik, halaman hilang dan sejenisnya) yang disebabkan oleh kesalahan produksi, maka Anda berhak mendapatkan buku yang baru. (Kirim video unboxing untuk memastikan bahwa cacat bukan disebabkan kesalahan pembeli).

Disclaimer: Buku-buku yang diterbitkan oleh laboratorium komunikasi dan sosial fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas maritim raja ali haji telah melewati proses pra cetak dan cetak yang selektif. Namun demikian apabila Anda mendapatkan produk kami mengalami kecacatan, maka Anda bisa menukarnya dengan menghubungi nomor kontak yang tertera.